There was an error in this gadget

Monday, 1 August 2016

Aku Ingin Seperti Mau-Ku

Sesungguhnya jika harus memilih, aku lebih memilih tidak pernah mencintai. Karena memilliki rasa ini terkadang membuat aku resah dan tidak tahu harus bagaimana. Yang terjadi hanya deg-degan dan kadang senang dekat dengan do'i. Walau sebisa mungkin harus jaga jarak karena tidak mau melanggar aturan terutama merusak si do'i.

Kalau dibilang pernah sih ngak juga. Setiap periode pendidikan rata-rata aku mencintai 1 orang tidak lebih. Dan nama-nama itu aku masih ingat sampai sekarang. Mulai dari masa SD, SMP, SMA, dan Kuliahan. wow, kok bisa ya? setidaknya aku berusaha untuk selalu menyimpannya rapat. Tidak seorangpun boleh tahu, kalau tahu itu bulat. :D

Sekarang aku jadi tidak tahu harus bagaimana, karena di sisi lain aku bukan tipe orang yang mudah cocok dengan ahwat atau wanita. Tentu menemukan cinta hal terberat dalam hidup ini. Sering aku membahas tapi tidak satu pun jawaban yang menjadi hasil. Aku tidak hanya ingin menikah tetapi yang lebih penting aku ingin jatuh cinta.

Beberapa orang mungkin akan sangat gampang melakukannya dengan angguk-angguk kepala melihat paras wanita atau latar belakang keluarganya langsung jadi. Tetapi standar aku inginkan hanya satu yaitu pemikiran yang bersih dari seorang wanita. Tidaklah pion atau bidak yang terombang ambing apalagi orang bodoh yang tidak tahu apa-apa tentang kehidupan ini.

Sebenarnya jika aku menemukannya, dia belum tentu suka dan mau menjadikan aku imamnya T_T. Oke, jadi apakah aku harus pasrah atau mendiamkan hal ini menjadi bagian pahit dalam hidup ini?
Setidaknya dengan berdo'a Allah swt pasti memberi petunjuk.

No comments:

Post a Comment