There was an error in this gadget

Saturday, 2 April 2016

Aku, mengajar, dan mengejar cita-cita

Tak terasa sudah hapir setahun berlalu sejak aku lulus dari kemewahan hidup sebagai mahasiswa. Bagi saya itu mewah, karena aktivitas yang bebas dan banyak waktu luang, masalah uang? beasiswa kan ada. Nah itu yang membuat aku kadang males untuk cari duit dan ingin fokus belajar. tapi, semakin berusaha fokus belajar ternyata tak fokus-fokus juga dan skripsi selesai dari kata "amin" dari pembimbing tercinta. itulah gw, ilhamdi di penghujung jalan ini.

Sekarang dan sebelumnya gw (saya) tengah memperjuangkan otak ini agar menerima sedikit saja dari ilmu bahasa inggris yang dibenci setengah mate. Memutuskan belajar secara otodidak suatu keinginan beresiko. resikonya lama paham. karena menurut orang dulu-dulu butuh pembimbing seperti guru, dengerin petuah berikut:
Wahai saudaraku, ilmu tidak akan diraih kecuali dengan enam syarat dan akan aku ceritakan perinciannya dibawah ini:
pintar, memiliki tekat yang keras, bersungguh-sungguh, berkorban harta, dengan bimbingan guru, dan waktu yang lama.


Minggu lalu, aku memutuskan mendaftar di LBI. Awal lihat harganya, wow . . . Ini cuma 14 pertemuan dengan biaya 1,3 jute. itu hampir ....... dari gaji yang saya terima perbulan. Semoga aja ini membawakan hasil, karena sayang duitnya. Dan tahun ini saya targetkan lulus LPDP atau Australia Award.

Ketika belajar.
Kadang hati lesu untuk belajar lagi. bahasa Inggris itu seperti samudera yang tidak ada habisnya. Mempelajarinya sungguh tantangan terberatku. Beberapa hari terakhir ini aku disibukan kegiatan ngajar. Ngajar tambahan dan ngajar wajib. Beban di kantor begitu menuntut juga seperti tak rela gaji saya lumayan untuk ukuran paruh waktu :D.  Belajar secara otodidak dan belajar untuk ngajar sama-sama melelahkan.

Selain belajar
Aku kadang menghitung hari dan menghitung umur. Takut telat banget ngambil S2-nya. Simple saja, aku ingin mendalami ilmu sejarah lagi di negeri jiran, eh benua jiran. saat-saat ini aku ingin sekali berdendang lagi tembangan masa muda dulu "andaikan ku terbang, terbang kelangit ke tujung,....... hehehehe..... (elemen - 7 bidadari *mungkin)

Masalah jodoh
Beberapa hari yang lalu datang SMS Ama yang wanti-wanti agar jangan dapet jodoh orang Jawa. hahahah, hanya bisa nyegir karena itu tidak kuasa saya. Klo dijodohin dengan siapa boleh deh. tapi sebenarnya perhatian saya terpusat kesana walau kadang hati ingkar untuk mnegakuinya.

Ok, mari kita fokus lagi. karena harus bayar hutang 2 hari tidur tanpa kompromi
bye bye :D

No comments:

Post a Comment