There was an error in this gadget

Monday, 28 October 2013

Motivation to be Action

Pengalaman saya banyak menemukan berbagai seminat motivasi dimana saya termasuk salah seorang yang tertarik dengan seminar-seminar tersebut. Meraja lelanya seminar motivasi membuat saya mengambil analisis bahwa saat ini banyak diantara masyarakat yang jenuh dengan rutinitasnya sehingga membutuhkan motivasi untuk dapat kejenuhan itu teratasi. ternyata saya timbang-timbang analisis itu salah. Rata-rata orang banyak mengikuti seminar motivasi karena mereka ingin sukses dalam pekerjaan dan usaha.

Ini problem, Saya memandang motivasi bukan suatu acuan penting dalam mencapai kesuksesan karena motivasi itu kerap muncul dari dalam diri sendiri yaitu "alasan". Mungkin teman-teman masih ingat dengan apa itu Emosional Question (EQ) ? ya, itu adalah faktor paling besar yang memicu seseorang untuk sukses. Kecerdasan emosional dalam bahasa indonesianya merupakan kemampuan seseorang untuk menerima, menilai, dan mengelola perasaan serta mengontrol diri dan orang lain disekitarnya.

Jadi apapun tujuan atau keinginan seseorang tidak akan tercapai kecuali dia memiliki alasan untuk mencapainya. alasan membuahkan motivasi dalam diri sendiri atau EQ yang sangat berpengaruh dalam hidupnya. Namun apakah setiap orang dapat mudah untuk meraih sukses tersebut? belum tentu karena dalam sebuah alasan terdapat cabang penting yaitu faktor ama yang membuat dia untuk bergerak. jika tidak ada dorongan makan seringan apapun kapas tidak akan bergerak. coba bayangkan sebuah media tanpa atmosfer dimana tidak ada dorongan gravitasi. Bergerak itu harus, namun apa yang membuat kita bergerak itu harus diketahui.

Keinginan setiap oarang itu bermacam-macam namun dari beberapa orang ada yang telah berkomitmen dan mengatur strategi sedangkan yang satu hanya bentuk keinginan dalam kata lisan. Sebut saja itu suatu tindakan yang membuang-buang waktu saja. Orang yang berkomitmen jika terucap kata ingin dia akan bergerak mencapainya sedangkan orang yang tidak berkomitmen hanya membayangkan dan berangan-angan. Oleh karena itu jauhnya perbedaan motivasi yang berkomitmen dan motivasi tidak berkomitmen itu ada disini.

Trus langkah apa yang harus kita lakukan agar sukses? langkahnya adalah bergerak kearah mana arak yang kita idamkan. begitulah kita dalam memutuskan suatu keputusan harus sepenuhnya tidak setengah-setengah. dan FOKUS. orang yang tidak fokus sering tidak sampai atau lama dalam mencapai tujuannya. Pastikan setiap langkah yang anda jalani meniti jalan yang mengarah pada tujuan.